Gubahan hidupku darimu.

Yah selayaknya ibu rumah tangga pada umumnya itulah hari hariku kulalui bersamamu My Raka. Hampir 2 tahun aku merawatnya, slalu ada hal baru di setiap harinya yang tak pernah terulang dengan hal yang sama pada keesokan harinya, so makanya sayang kalo mau dilewatin. Semenjak usia hampir 1 tahun dia tak lagi meracau seperti anak pada umumnya tapi sudah pada takaran melafalkan kata dengan artikulasi jelas, Alhamdulillah…..tapi perkembangan motoriknya sedikit lambat karena di 15 bulan Raka baru lancar berjalan, jadi seimbanglah perkembangannya ga terlampau cepat ataupun lambat.

Itu sedikit sekelumit cerita dari sesosok my Raka, tentunya tak akan kutuang semua disini, menjadi suatu suguhan yang terpublis, untuk apa? yah cukup menjadi bahan cerita untuk aku, suami, Keluarga Besar dan sedikit rekan yang kebetulan dekat dengan Raka aja.

Back to topik, kenapa hidupku jadi tergubah???? itu sudah jelas, karena yang awalnya kemana menjadi kemari, Yang awalnya seperti apa menjadi begini, banyak memang…..dan yang begitu mengenal personal diriku pasti tertawa terpingkal pingkal melihatku saat ini, menyedihkan sih engga, tapi ‘eh ternyata bisa juga ya, tak kusangka tak kuduga deh’…..itu sebagian dari dirrect comment mereka.

Tapi yang terpenting dari apa yang ada dan melingkupi kehidupanku saat ini, aku ingin ada point plus nya lah, tak berlebih tak muluk muluk, aku pengen anakku jadi orang yang bener n teges, karena banyak tuh kulihat di luaran banyak orang yang pengen jadi orang besar tapi orang lain tak menganggapnya pantas, mungkin karena personality, attitude, Pola kehidupan, Kecepatan Berpikir, Ketepatan Problem Solving dia, dan 1 syarat seorang menjadi orang besar harus “waskita’ terhadap semua hal, dan itu tidak hanya bisa dipelajari saja, tapi musti tertatanam di dalam diri, itupun juga dengan seizin Allah orang memiliki hal yang sedemikian.

Oke Raka anak lanangku, bunda mengasuhmu adalah sebuah amanah le, gampang gampang angel, sedikit saja aku lengah dan sembarangan, maka akan berpengaruh besar pada watak dan jiwamu nantinya, jadi yo mau ga mau kudu sinau momong, seru juga ya ternyata, mendidik anak tidak jauh lebih sederhana ketimbang perhitungan statistik, atau metode pengukuran ketika Bunda ngerjain TA ya nak…..(*hihihi maklum bunda cuman S1,padahal pengen banget kayak Yangti ampe Master, ntar kali ya Raka….)

Gubahan hidup darimu Raka, begitu membuat aku (bunda) secara pribadi mengalami banyak hal, bahkan kadang lebih rasional dari sosok ayahmu yang terkadang mengalami kepayahan dalam dunia dan pekerjaan, yah emang begitu kan fungsi (bunda) sebagai seorang istri, bisa diajak sharing sebagai obyek yang diluar kotak, itung itung ada gunanya lah, Nah klo masih punya bini tapi sering stress n kelayapan di luar, kan di pertanyakan, Bininya di pake apa Cin??????*itulah sebagian rempongnya ibu2 kompleks…….hahaha.

Tinggalkan sebuah Komentar

Filed under Opini

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s