27 Vs 32
April 21, 2008
Happy B’day ba-na2…………..!!!
Happy B’day Abangku Sayang………
Pebruary.21th.1981…..nana was born!
Pebruary.22th.1976….nanang b’day!
Tepatnya kemaren 21 Pebruari 2008 diriku genap berusia 27 tahun. Secara penggolongan usia sih dah masuk ke fase matang. Tapi layak ga yah???klo disebut matang. Klo aku pribadi sih menganggap dan cukup berupaya untuk menjadi matang secara alami dan proses yang utuh, tanpa ada paksaan (red=sok dewasa), tapi kematangan yang sesungguhnya adalah sesuatu proses alami dari setiap diri manusia untuk menyimpulkan suatu tindakan n keputusan yg dia ambil merujuk pada apa yg sudah pernah dia alami dengan proses penyortiran hal-hal yang dihindari pada proses sebelumnya.
Pasanganku boleh jadi terpaut usia yang cukup signikan dengan usiaku, tapi bukan berarti diriku jadi enak2an sok ga ngerti apa2 dengan tujuan biar dimanjain.Jelas tidak terbersit !!!! Malahan dengan peristiwa dari moment ke moment selanjutnya, aku akuin sejujur2nya sering membuat kesalahan, kebodohan, tak bisa mikir dgn jeli, intinya geblek banget lah………
Disitulah puncak terjadinya konflik, sementara di lain pihak sudah sangat merasa dewasa, matang, keinginan untuk membimbing aku yang sangat tinggi lah!! Tapi aku harus hargai niat baik itu sepenuhnya, gimanapun jg dia ingin aku jadi lebih baik, ya…klo aku boleh menilai, caranya juga kurang tepat. No problemo..buat aku, trial n error dalam suatu hubungan tuh sudah biasa, dengan fase itu kan kita bisa tuh nemuin ato lebih tepatnya lagi berkesepakatan..tuh dia neeh kayaknya cara yang pas buat hubungan kita b’dua..(ya kan bang???). Diantara kesepakatan itu beberapa diantaranya dapat terlihat dari beberapa hal yang melibatkan kita berdua untuk interaksi:
1.Mengerti apa yang menjadi hal yang paling sensitif satu sama lainnya (menyangkut harga diri).
2.Sangat perlu untuk diketahui apa yang menjadi keinginan utama dari tiap pribadi.
3.Satu sama lain tahu apa yang disuka baik itu perihal, sesorang atau apapun juga.
4.Belajar dari pasangan, apa yang kita tidak tahu kita harus berjiwa besar untuk menyetujuinya, dan begitu jg sebaliknya.
5.Ga gengsi untuk bilang ga tahu n ga paham daripada sok tahu, yang penting kan ga pura2 ga ngerti…pancen ga ngerti tenan kok!!!
Itu aja sih dari apa yang bisa aku uraikan tentang 27 Vs 32 tapi bisa balance kan???ga gampah tuh nyeimbanginnya, butuh berantem, menangis, ga direken…wes akelah pokok’e..!!!