Dari semenjak lahir sampai sekarang, betapa payahnya kita kalau sampai tidak mengenali diri sendiri. Karena sebelum melangkah pada fase yang banyak orang menyebutnya dengan istilah personal development, terlebih awal dan amatlah penting untuk mengenali diri sendiri.Mengenali diri sendiri adalah dasar dari upaya untuk mencapai target diri dalam kehidupan.
Dalam strategi perang Sun Tzu disebutkan:
1. Mengenal kekuatan dan kelemahan diri sekaligus mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan, maka 100 kali berperang dan 100 kali menang.
2. Mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri tetapi tidak mengetahui kekuatan dan kelemahan lawan , maka 100 kali berperang, 50 kali menang dan juga 50 kali kalah.
3. Tidak mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri maupun lawan, maka 100 kali berperang dan dipastikan 100 kali kalah.
So….. betapa pentingnya kenal Siapa dirimu???
Masih menurut Sun Tzu juga menyebutkan pola strategic thinking dapat diaplikasikan ke dalam 4 tahap: mengenali diri sendiri, memposisikan diri, mendobrak diri, dan aktualisasi diri. Ada baiknya kesemuanya dijalankan secara continity, biar dalam diri kita kedapatan efek pemanfaatan potensi diri yang optimal.
Dalam diri tiap manusia selalu terdapat sesuatu yang disebut dengan potensi, yang terdiri dari kekuatan fisik dengan otak sebagai pengendalinya, dan kekuatan metafisika yang dikendalikan oleh hati nurani. Bila pusat pengendali tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik, bisa dibilang sih….itu merupakan bentuk pengingkaran atas kesempurnaan manusia.
Perlu diketahui lho… potensi yang ada dalam diri yang merupakan anugerah dari Tuhan bisa membantu kita agar terlepas dari kesulitan hidup. Sebab kesulitan hidup bukanlah nasib atau takdir , namun lebih pada bentuk ketidaktahuan dan kemalasan manusia dalam memanfaatkan dengan optimal dari semua potensi diri yang ada.
Untuk mengembangkan diri sangatlah ditentukan dari cara berpikir kita (pikiran sadar, pikiran bawah sadar, visualisasi dan afirmasi). Apabila ingin mengubah kebiasaan dalam bentuk tindakan dan sikap dalam kehidupan sehari-hari dianjurkan untuk diawali pada proses “Merubah Cara Berpikir”. Karena perubahan adalah kekuatan paling dasyat di dalam masyarakat , bahkan ada sebagian orang yang takut dengan perubahan. Hanya mereka yang membuka pikirannya terhadap konsep-konsep baru yang akan selalu bergerak ke tingkat prestasi dan kesempurnaan yang tinggi.
Tidak ada kata terlambat untuk menjadi sukses, karena perlu adanya keyakinan optimal agar mampu melakukan hal besar, dan agar bisa menetapkan tujuan hidup dengan spesifik dan terukur, yang terdapat lompatan-lompatan didalamnya menuju pada hasil yang besar. Selain itu, tanpa sesuatu yang menjadi fokus maka keputusan dan tindakan yang diambil dalam keseharian tidak akan memiliki arah jangka panjang dan tidak akan menghasilkan sesuatu yang diharapkan, sebab tanpa sebuah arah akan terjebak pada kondisi stress dan monoton.
Dari apa yang diulas diatas, sebaiknya sih……..
Bekerja keraslah untuk memperbaiki pikiran, tubuh dan semangat diri. Memulai hidup dengan energi dan semangat tanpa batas. Tidak menunda untuk segera bertindak untuk mendapatkan kesempatan baik pertama yang datang di hari ini, karena semua yang besar dibangun dari hal kecil yang menjadi komponen pembentuknya. Dan……
Buang jauh-jauh pikiran untuk memulai sesuatu yang telah lama dipikirkan, karena akan menjadi pemborosan waktu. Waktu yang tepat itu tidak akan datang!!!
Pada akhirnya….. semoga aku sudah kenal Siapa diriku……